

Bireuen, 29 Oktober 2022 — Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Almuslim mengadakan workshop pengembangan kurikulum yang bertujuan untuk mengacu pada kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan mewujudkan visi menjadi Center of Excellence di bidang ekonomi.
Workshop ini dihadiri oleh dosen, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya, dan dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi Ibu Dr. Sri Wahyuni, SE., M.Si mengungkapkan pentingnya penyusunan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri. “Kita perlu beradaptasi dengan kebijakan MBKM agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan,” ujarnya.
Acara ini mencakup sesi diskusi, pemaparan materi, dan kelompok kerja untuk merumuskan kurikulum yang inovatif dan berbasis kompetensi. Para peserta diajak untuk berbagi ide dan pengalaman terkait implementasi kebijakan MBKM, serta bagaimana cara mengintegrasikan praktik lapangan dan kolaborasi dengan industri ke dalam kurikulum.
Dengan tujuan untuk mencapai status Center of Excellence, program studi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang siap pakai di dunia kerja. Workshop ini menjadi langkah awal dalam proses perbaikan kurikulum yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Almuslim sebagai salah satu program studi terdepan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi lokal dan nasional. Seluruh civitas akademika berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pendidikan dan meningkatkan kualitas lulusan yang dihasilkan.